Langsung ke konten utama

Diriku dengan Dirinya


Foto jadul di tahun 2004 dengan dirinya, lokasi Ruko Bandar Balikpapan




AA lagi makan bakso taman (anak Balikpapan menyebut demikian)

Tgl 06-11-2009 jam 5 sore, setelah menjemputku pulang kerja

sekedar jalan-jalan biasa saja .........

karna tgl 5 & 6 hari sepecsial setelah itu nonton di XXI



Diriku lagi santai.....dan AA memperbaikin aliran listrik d kamar




Memanjahkan diri




Foto ini di ambil dengan HP kamera NEXIAN, wajah kami tidak di pantas untuk di foto

tetapi.........kami di dukung dengan perasaan yang saling mengisi..........??????

Kalou tidak salah, foto ini di ambil ketika kami sama-sama sakit, di ruang tak ada cahaya

yang memantulkan cahaya ke wajah kami.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

I HATE YOU

AKU BENCI KAMU SEMUA........KALIAN JAHAT............. KALIAN PECUNDANG.......YANG TIDAK PUNYA PERASAAN AKU TIDAK AKAN MEMBIARKAN SIAPAPUN YANG MERAMPAS HAKKU TIDAK AKAN KU BIARKAN ITU TERMASUK KAMU.... ALLAH KAU JAHAT PADAKU DARI DULU KAU SELALU MERAMPAS APA YANG AKU PUNYA DARI HAKKU,KELUARGAKU,IMPIANKU, DAN JUGA RASA YANG TIDAK DI MILIKI OLEH ORANG LAIN.... AKU CAPEK YA ALLAH YA ALLAH AKU TIDAK MEMPUNYAI SIAPA-SIAPA LAGI APA GUNANYA AKU INI YANG TAK BERDAYA I HATE YOU

Selamat ulang tahun AA

Di hari bahagia ini ku ingin ucapkan kata sederhana semoga kamu selalu dalam lindunganNya diberikan kesehatan, murah rezeki, dan kemudahan hidup met ultah papi.. tak kan berhanti ku mencintaimu seperti tulus cintamu untukku hingga nanti saat kita tua ku kan tetap setia mendampingimu semoga Tuhan mengizinkan untuk kekalnya cinta kita selamat ulang tahun sayank . . harumnya bungan dan kicauan burung seperti merangkai sebuah melodi indah mengiringi tiupan lilin yang kau hembuskan di kue ulang tahunmu berbahagialah kamu karena masih dapat meniti indahnya hidup setahun ini, semoga ditahun mendatang kebahagiaan selalu kita lalui bersama, HBD my love . . hal terindah dalam hidupku adalah ketika aku masih diberi kesempatan untuk hidup bersamamu. seiring jalannya waktu, semoga cinta kita selalu diberkahi olehnya. dan dengan bertambahnya usiamu, semoga kamu makin dewasa dalam membawa hubungan kita ini, aku akan setia menemani setiap langkahmu, HBD sayank

Jejak-Jejak Kaki di Atas Pasir Pantai

Aku mencintaimu,” katamu perlahan. Sambil melempar batu karang ke bibir pantai, kau menoleh kepadaku, yang pura-pura khusyuk dengan buku fitogeografi setebal 1,5 inci. Konsentrasiku buyar, dadaku bergetar. “Aku mencintaimu, Ren,” katamu tak cukup. Kau mengatakannya tanpa terbata, apalagi salah mengucap kata. Kau sudah berlatih, apa sudah terlatih?