Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label puisiku

Puisi Sahabat Yang Baik

sahabat yang baik adalah sahabat yang cepat mengetahui kita dalam kesulitan dan tidak hanya dalam kesenangan karena kebanyakan sahabat sekarang banyak yang mau dekat dengan kita bila kita punya uang dan harta yang berlimpah jadi carilah sahabat yang bisa mengerti apa artinya hidup yang singkat ini dan tidak mengutamakan kekayaan tapi lebih kepada solusi apa itu hidup yang bisa mensyukuri dan menikmati setiap saat Nama    : Ibrahim Kelas    : 9A Sekolah    : MTs N 2 Bpp
puisi ibu ... Ibu... adalah wanita yang telah melahirkanku merawatku membesarkanku mendidikku hingga diriku telah dewasa Ibu... adalah wanita yang selalu siaga tatkala aku dalam buaian tatkala kaki-kakiku belum kuat untuk berdiri tatkala perutku terasa lapar dan haus tatkala kuterbangun di waktu pagi, siang dan malam Ibu... adalah wanita yang penuh perhatian bila aku sakit bila aku terjatuh bila aku menangis bila aku kesepian Ibu... telah kupandang wajahmu diwaktu tidur terdapat sinar yang penuh dengan keridhoan terdapat sinar yang penuh dengan kesabaran terdapat sinar yang penuh dengan kasih dan sayang terdapat sinar kelelahan karena aku Aku yang selalu merepotkanmu aku yang selalu menyita perhatianmu aku yang telah menghabiskan air susumu aku yang selalu menyusahkanmu hingga muncul tangismu Ibu... engkau menangis karena aku engkau sedih karena aku engkau menderita karena aku engkau kurus karena aku engkau korbankan segalanya untuk aku Ibu... j...
Hutanku Wahai permata hutanku Engkau patut dilindungi Engkau patut dijaga Engkau patut lestari Wahai permata hijauku Sumber mata air Sumber udara bersih Sumber kesejukan dunia Mengganggu hutan menuai bencana Menebang hutan memetik banjir mari kita jaga paru paru dunia Gemar menjaga hutan adalah mulia   Dahliana 9a MTsN 2 Balikpapan
GURU Guru jasamu sungguh mulia Mengajari putra dan putri tak penah kau merasa lelah Walau detik berganti,menit berganti,dan jam pun berganti Kau tetap tak pernah merasa lelah. Guru karena engkau kami pandai dan karena engkau pula kami sukses Guru jasa-jasamu akan selalu kami kenang Terima kasih guru Karya : JUMIATI Kelas  : IX A MTsN 2 Balikpapan
GUNUNG DAN HUTAN alangkah indahnya dirimu ... engkau memberi ketenangan dan gelisah orang-orang ... dikarenakan keadaan yang semakin tak menentu ... GUNUNG.... engkau juga ciptaan TUHAN... HUTAN dapat memberi hasil-hasil alam... WAHAI MANUSIA JAGALAH KEASRIANNYA ... hutan merupakan paru-paru dunia .... JADI, TOLONG JAGA HUTAN KITA YA ....!!!!!!!! May Ranthiie 9B MTsN 2 Balikpapan

DERAI DERAI CEMARA

cemara menderai sampai jauh terasa hari akan jadi malam ada beberapa dahan di tingkap merapuh dipukul angin yang terpendam aku sekarang orangnya bisa tahan sudah berapa waktu bukan kanak lagi tapi dulu memang ada suatu bahan yang bukan dasar perhitungan kini hidup hanya menunda kekalahan tambah terasing dari cinta sekolah rendah dan tahu, ada yang tetap tidak terucapkan sebelum pada akhirnya kita menyerah                 (mey indah sari )    9a….MTsN 2 Balikpapan

Dibawa Gelombang

Alun membawa bidukku perlahan Dalam kesunyian malam waktu Tidak berpawang,tidak berkawan, Entah ke mana aku tak tahu. Jauh di atas bintang kemilau Seperti sudah berabad-abad, Dengan damai mereka meninjau, Kehidupan bumi,yang kecil amat. Aku bernyanyi dengan suara, Seperti bisikan angin di daun, Suaraku hilang dalam udara, Dalam laut yang beralun-alun. Alun membawa bidukku perlahan, Dalam kesunyian malam waktu, Tidak berpawang,tidak berkawan, Entah kemana aku tak tahu. Karya     : Almaidah Al syayyed Kelas     :  IX A MTs N 2 Balikpapan

Malaikat juga tahu - Dewi lestari

Malaikat juga tahu Lelahmu jadi lelahku juga Bahagiamu bahagiaku pasti Berbagi takdir kita selalu Kecuali tiap kau jatuh hati Kali ini hampir habis dayaku Membuktikan padamu ada cinta yang nyata Setia hadir setiap hari Tak tega biarkan kau sendiri Meski seringkali kau malah asyik sendiri Karena kau tak lihat terkadang malaikat Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan Namun kasih ini silakan kau adu Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya Hampamu tak kan hilang semalam Oleh pacar impian Tetapi kesempatan untukku yang mungkin tak sempurna Tapi siap untuk diuji Kupercaya diri.. Cintakulah yang sejati Namun tak kau lihat terkadang malaikat Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan Namun kasih ini silakan kau adu Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya Kau selalu meminta tuk terus kutemani Engkau selalu bercanda andai wajahku diganti Relakan ku pergi.. Karna tak sanggup sendiri Namun tak kau lihat terkadang malaikat Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan Namun kasih ini silakan kau adu M...

Cinta Semua Saat – Dewi Lestari

Wajah telaga tidak pernah berdusta, Ia bergetar saat udara halus menyapu mukanya Ia beriak saat angin lincah mengajaknya menari Ia tak menghindar dari undangan alam tempatnya menghampar, Menghadap awan yang menunggu sabar Dini hari datang untuk keduanya bersentuhan Wajah telaga tidak pernah menyangkal, Ia membeku saat langit memecah menjadi miliaran kristal putih Ia mencair saat matahari kembali di angkasa tanpa serpih Ia tak bersembunyi dari perubahan dan gejolak hati, Menanti awan yang berubah tak pasti Hingga pagi datang dan keduanya berpulang pada kejujuran Izinkan wajahku menjadi wajah telaga Merona saat disulut cinta, menangis saat batin kehilangan kata Memerah saat dihinggapi amarah, menggurat saat digores waktu Izinkan wajahku bersuara apa adanya Bagai telaga yang tak menolak lumut juga lumpur Namun tetap indah dalam teguh dan ikhlasnya Kepada udara, kepada surya, kepada alam raya Menanti engkau yang melayang mencari arti hingga dini hari datang Lalu kau l...

Sekeping hati yang terluka

Merah darah mengalir deras membasahi luka yang tak pernah kering di hati yang hampa bercak merah… tak pernah pudar ia menjadi sejarah duka yang tak akan lupa waktu yang terus menggerus tak kenal lelah mengejek ketus memberi beban berat yang kian sarat di hati yang berkarat membelit asa dengan kuat entah… sekeping hati yang luka akan tetap memendam luka yang tak bosan disiram garam luka… dan tak pernah mengering terus dialiri darah dan air mata

Papa ku Sayang

Papa... Jangan memandangku dengan bisu Katakanlah sesuatu Marahlah seperti saat aku kecil dulu pukul lah aku dengan kayu bambumu tapi Papa bicaralah... Jangan hanya diam dan memandang ku penuh kekosongan. Tolong Papa jangan meneteskan air matamu karena aku tidak menagis aku gadis papa yang kuat dan biarkan airmataku menggalir untukmu papa Papa, aku rindu dengan hukumanmu papa Katakan apa yang harus aku lakukan? Menebus salahku Membayar dosaku Menyembuhkan luka di hatimu Papa peluklah anak gadismu yang bandel ini Jangan katakan Papa mengatakan sudah lupa dengan diriku Cinta dan kasih sayangmu sampai detik ini masih aku rasakan, kecupan di pipiku masih pun aku rasakan Membuatku makin rindu kepadamu papa Pandangan lah anak gadismu ini dengan rasa bangga, ternyata anakmu kuat tanpa papa di sisiku I LOVE Y PAPA