Langsung ke konten utama

Mamaku

Mama...ini anakmu yang kau lahirkan dan yang kau susukan dengan  air susumu, aku mau bertanya padamu ???? apakah mama tak terasa atau merasa, ketika aku mengerimkan doa untukmu dan kiriman ususan Al-Fatiha untukumu pula. Mama aku mau bilang Aku kangen sama mama, tunggu aku ya ma....aku akan datang padamu insa ALLAH aku akan menemui. Ya...kini aku bisa merasakan bagaimana menjadi seorang mama karena kini aku seorang mama.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tentang Perpisahan

Perpisahan, sebagaimana kematian, adalah hal yang paling dihindari manusia. Padahal sama seperti pertemuan dan kelahiran, kedua sisi itu melengkapi bagai dua muka dalam satu koin. Hadir sepaket tanpa bisa dipisah. Seberapa lama jatah kita hidup, kita tidak pernah tahu. Yang jelas, kita selalu berjuang setengah mati untuk bisa menerima mati.

Ridho Rhoma-Muskurane terjemahan Indonesia

Jejak-Jejak Kaki di Atas Pasir Pantai

Aku mencintaimu,” katamu perlahan. Sambil melempar batu karang ke bibir pantai, kau menoleh kepadaku, yang pura-pura khusyuk dengan buku fitogeografi setebal 1,5 inci. Konsentrasiku buyar, dadaku bergetar.
“Aku mencintaimu, Ren,” katamu tak cukup. Kau mengatakannya tanpa terbata, apalagi salah mengucap kata. Kau sudah berlatih, apa sudah terlatih?