Langsung ke konten utama

Untukmu sayang

Biarpun kau sembunyikan duri dibalik semerbakmu, aku akan tetap mendekapmu, biarpun duri itu akan mengucurkan darahku dan membunuhku, aku akan tetap mendekapmu, hanya karena aku mencintaimu.. aku akan menjadi sebodoh itu..

Aku tau, bisa jadi kau bukan mahluk se sempurna itu, mungkin saja engkau memang bukan malaikat yg selalu ada di mimpiku,.. tapi pasti kau adalah mahluk yg selalu membuatku mampu untuk berjaga hingga saat ini, bahkan sampai seribu tahun lagi...

Mungkin engkau memang indah dengan segala kelebihanmu, mungkin engkau memang memukau dengan segala keanggunanmu, tapi sesungguhnya kau begitu tampak tampan dan mulia hanya karena aku mencintaimu.. hanya karena itu.. !

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Tentang Perpisahan

Perpisahan, sebagaimana kematian, adalah hal yang paling dihindari manusia. Padahal sama seperti pertemuan dan kelahiran, kedua sisi itu melengkapi bagai dua muka dalam satu koin. Hadir sepaket tanpa bisa dipisah. Seberapa lama jatah kita hidup, kita tidak pernah tahu. Yang jelas, kita selalu berjuang setengah mati untuk bisa menerima mati.

Ridho Rhoma-Muskurane terjemahan Indonesia

Jejak-Jejak Kaki di Atas Pasir Pantai

Aku mencintaimu,” katamu perlahan. Sambil melempar batu karang ke bibir pantai, kau menoleh kepadaku, yang pura-pura khusyuk dengan buku fitogeografi setebal 1,5 inci. Konsentrasiku buyar, dadaku bergetar.
“Aku mencintaimu, Ren,” katamu tak cukup. Kau mengatakannya tanpa terbata, apalagi salah mengucap kata. Kau sudah berlatih, apa sudah terlatih?